Paul adalah gurita yang banyak jadi pembicaraan hangat saat ini. Ia menjadi primadona Piala Dunia di luar lapangan, di luar Afrika Selatan. Kemampuannya menebak pertandingan yang melibatkan tim Jerman menjadikannya idola bagi para “petaruh” bola.
Paul tinggal di sebuah akuarium besar di kota Oberhausen, Jerman. Gurita ajaib ini lahir di Inggris dua tahun lalu. Paul pertama kali dikenal publik ketika 80 persen tebakannya terkait pertandingan Jerman di Euro 2008. Di Piala Dunia 2010 ini ramalannya bahkan masih 100 persen tepat. Bahkan kekalahan mengejutkan Jerman dari Serbia sebenarnya telah ia ketahui. Paul semakin menjadi bahan pembicaraan setelah baru-baru ini ia memilih Spanyol ketimbang Jerman untuk pertandingan semifinal Piala Dunia.
Yang menarik, dua tahun lalu Paul sempat salah meramal pemenang final Piala Eropa. Saat itu paul memilih Jerman, sementara yang menang adalah Spanyol dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Fernando Torres.
Sebuah telaah ilmiah diurai oleh Daniel Fey, juru bicara Sea Life tempat Paul tinggal. Untuk Jerman-Spanyol, mungkin saja hal itu terkait potensi buta warna si gurita. Bendera Jerman yang terdiri dari hitam, merah dan kuning, mungkin agak sulit dibedakan dari triwarna Spanyol, merah-kuning-merah. Lalu, bagaimana dengan warna bendera negara-negara lain?
Perlu diketahui, Paul tidak meramal tanpa "iming-iming". Pada kedua kotak kaca yang diberi bendera tim yang akan bertanding, dimasukkan remis yang merupakan salah satu makanan kesukaan gurita. Ya namanya juga binatang, harus ada iming-imingnya.
Rencananya paul akan tetap "dipekerjakan" apabila prediksinya untuk partai Jerman-Spanyol salah. Jika ternyata Jerman yang menang, dia akan memberi tebakan terakhirnya saat melawan Belanda. Jadi menurut anda apakah tebakan si gurita ajaib ini akan tepat? Kita tunggu saja hasil akhir pertandingan semifinal antara Spanyol versus Jerman.
Paul tinggal di sebuah akuarium besar di kota Oberhausen, Jerman. Gurita ajaib ini lahir di Inggris dua tahun lalu. Paul pertama kali dikenal publik ketika 80 persen tebakannya terkait pertandingan Jerman di Euro 2008. Di Piala Dunia 2010 ini ramalannya bahkan masih 100 persen tepat. Bahkan kekalahan mengejutkan Jerman dari Serbia sebenarnya telah ia ketahui. Paul semakin menjadi bahan pembicaraan setelah baru-baru ini ia memilih Spanyol ketimbang Jerman untuk pertandingan semifinal Piala Dunia.
Yang menarik, dua tahun lalu Paul sempat salah meramal pemenang final Piala Eropa. Saat itu paul memilih Jerman, sementara yang menang adalah Spanyol dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Fernando Torres.
Sebuah telaah ilmiah diurai oleh Daniel Fey, juru bicara Sea Life tempat Paul tinggal. Untuk Jerman-Spanyol, mungkin saja hal itu terkait potensi buta warna si gurita. Bendera Jerman yang terdiri dari hitam, merah dan kuning, mungkin agak sulit dibedakan dari triwarna Spanyol, merah-kuning-merah. Lalu, bagaimana dengan warna bendera negara-negara lain?Perlu diketahui, Paul tidak meramal tanpa "iming-iming". Pada kedua kotak kaca yang diberi bendera tim yang akan bertanding, dimasukkan remis yang merupakan salah satu makanan kesukaan gurita. Ya namanya juga binatang, harus ada iming-imingnya.
Rencananya paul akan tetap "dipekerjakan" apabila prediksinya untuk partai Jerman-Spanyol salah. Jika ternyata Jerman yang menang, dia akan memberi tebakan terakhirnya saat melawan Belanda. Jadi menurut anda apakah tebakan si gurita ajaib ini akan tepat? Kita tunggu saja hasil akhir pertandingan semifinal antara Spanyol versus Jerman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar